Sejarah Kota Singkawang PDF Cetak E-mail
Minggu, 15 Februari 2009 09:10

Sejarah Singkawang

sumber foto dari situs singkawang.us

Awalnya Singkawang merupakan sebuah desa bagian dari wilayah kerajaan Sambas, Desa Singkawang sebagai tempat singgah para pedagang dan penambang emas dari Monterado. Para penambang dan pedagang yang kebanyakan berasal dari negeri China, sebelum mereka menuju Monterado terlebih dahulu beristirahat di Singkawang, sedangkan para penambang emas di Monterado yang sudah lama sering beristirahat di Singkawang untuk melepas kepenatannya, dan Singkawang juga sebagai tempat transit pengangkutan hasil tambang emas (serbuk emas). Waktu itu, mereka (orang Tionghua) menyebut Singkawang dengan kata San Keuw Jong, mereka berasumsi dari sisi geografis bahwa Singkawang yang berbatasan langsung dengan laut Natuna serta terdapat pengunungan dan sungai, dimana airnya mengalir dari pegunungan melalui sungai Sampai ke muara laut. Melihat perkembangan Singkawang yang dinilai oleh mereka yang cukup menjanjikan, sehingga antara penambang tersebut beralih profesi ada yang menjadi petani dan pedagang di Singkawang yang pada akhirnya para penambang tersebut tinggal dan menetap di Singkawang.

 


Sejarah Pembentukan Pemerintah Kota Singkawang

Kota Singkawang semula merupakan bagian dan ibukota dari wilayah Kabupaten Sambas (UU. Nomor : 27 Tahun 1959) dengan status Kecamatan Singkawang, dan pada tahun 1981 Kota ini menjadi Kota Administratif Singkawang (PP Nomor 49 Tahun 1981), Kota ini juga pernah diusulkan menjadi Kotamadya Daerah Tingkat II Singkawang yaitu melalui usul pemekaran Kabupaten Sambas menjadi 3 (tiga) daerah Otonom. Namun Kotamadya Daerah Tingkat II Singkawang belum direalisir oleh Pemerintah Pusat, waktu itu hanya Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Bengkayang yang disetujui, sehingga wilayah Kota Administratif Singkawang menjadi bagian dari Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Bengkayang (UU Nomor : 10 Tahun 1999), sekaligus menetapkan Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Sambas beribukota di Sambas.

walikota singkawang priode I dan II
 

Kondisi tersebut tidaklah membuat surut masyarakat Singkawang untuk memperjuangkan Singkawang menjadi Derah otonom, aspirasi masyarakat terus berlanjut dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Sambas dan semua elemen masyarakat Seperti : KPS, GPPKS, Kekertis, Gemmas, Tim Sukses, LKMD, Para RT serta organisasi lainnya. Melewati jalan panjang melalui penelitian dan pengkajian terus dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Barat maupun Tim Pemekaran Kabupaten sambas yang dibentuk dengan Surat Keputusan Bersama antara Bupati Sambas dan Bupati Bengkayang No. 257 Tahun 1999 dan No. 1a Tahun 1999 tanggal 28 September 1999, serta pengakjian dari Tim CRAIS, Badan Petimbangan Otonomi Daerah. Akhirnya Singkawang terwujud menjadi Daerah Otonom berdasarkan Undang-Undang Nomor : 12 Tahun 2001 tentang Pembentukan Kota Singkawang, diresmikan pada tanggal 17 Oktober 2001 di Jakarta oleh Menteri Dalam Negeri dan otonomi Daerah atas nama Presiden Republik Indonesia.

 

 
29-Jul-2010 / 16:11 WIB
Kurs
Jual
Beli
USD
9050.00 8900.00
SGD
6651.65 6517.65
HKD
1166.25 1144.95
CHF
8626.10 8458.10
GBP
14185.30 13896.30
AUD
8185.70 8014.70
JPY
104.33 101.63
SEK
1255.90 1224.40
DKK
1600.50 1556.70
CAD
8794.55 8604.55
EUR
11843.65 11620.65
SAR
2422.70 2364.70
NZD
6604.40 6442.40
CNY
1336.70 1312.30
sumber : http://www.klikbca.com



Jumlah anggota : 57 orang
Pendaftar terakhir : kangkeklew
Anggota online : 0 orang

Statistik Situs

Kami memiliki 8 Tamu online
Pengunjung Situs [+/-]
Hari ini:
Kemarin:
Dua hari yang lalu:
708
815
891

-76
Minggu ini:
Minggu lalu:
Minggu sebelumnya:
3330
5990
5265

+725
Bulan ini:
Bulan lalu:
Bulan sebelumnya:
23124
23252
23071

+181
Tahun ini:
Tahun lalu:
155516
170545
-15029

Total Pengunjung
Sampai Saat Ini 326 060
Jika Ada Peraturan Yang Mengatur Warnet ?